Liburan di Jogja Kurang Lengkap Tanpa Oleh-Oleh Ini

batikimage credit: pixabay.com

Pergi ke Yogyakarta adalah salah satu pilihan tepat untuk menghabiskan waktu liburan. Di jogja, ada banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kamu bisa menikmati pemandangan yang epic di pesisir selatan Jogja, melihat suasana masa lampau di bangunan-bangunan bersejarah, menikmati hijaunya pegunungan di Kalibiru yang Instagenic, sampai wisata kuliner di Malioboro yang hits tentunya.

 

Tapi liburan di Jogja menjadi kurang lengkap rasanya kalau kamu cuma pulang dengan membawa pakaian kotor saja. Jadi, jangan lupa untuk mampir ke toko oleh-oleh khas Jogja sebagai pelengkap liburanmu agar semakin berkesan.

 

Diantara sekian banyaknya pilihan oleh-oleh yang jadi ciri khas Jogja, ada beberapa item yang perlu kamu beli supaya orang-orang di rumah bisa kecipratan keseruan liburanmu di Jogja, diantaranya:

 

Gudeg Kering

Gudeg adalah salah satu makanan khas Jogja yang paling diburu sama wisatawan. Banyak wisatawan yang merasa kurang lengkap kalau berkunjung ke Jogja tanpa menyempatkan diri untuk merasakan kuliner berbahan buah nangka ini. Menariknya, cita rasa gudeg asli Jogja ini bisa kamu bawa pulang ke rrumah untuk dibagi-bagikan kepada keluarga dan teman-teman. Sekarang, sudah ada gudeg kering yang tidak mudah basi. Jadi, rasa gudeg ini bisa kamu bagikan bersama orang-orang di tempat asalmu.

 

Salah satu tempat terbaik untuk membeli gudeg kering adalah di warung gudeg Yu Djum. Warung makan legendaris yang sudah berdiri sejak 1951 ini adalah buruan utama para pecinta kuliner. Warung gudeg ini berpusat di jalan Kaliurang km 4,5.

 

Coklat

Menurut sejarah yang beredar, coklat adalah kudapan yang berasal dari benua Amerika. Tapi itu bukan berarti coklat cuma bisa jadi oleh-oleh khas negara-negara di Amerika, karena daerah lain pun punya coklat dengan ciri khas tersendiri. Salah satunya adalah coklat yang ada di Yogyakarta. Salah satu produk coklat yang cocok dijadikan oleh-oleh Jogja adalah Coklat Monggo. Meskipun produsen coklat ini berasal dari Belgia, tapi nuansa Jawa tetap terasa pada coklat ini. Coklat yang sekarang sudah memiliki berbagai pilihan rasa ini dikemas dengan nuansa Jogja yang sangat kental. Ciri khas ini salah satunya bisa dilihat dari gambar wayang golek pada kemasannya. Coklat ini bisa kamu beli di jalan Dalem KG III/798, Kota Gede, Kota Yogyakarta.

 

Kerajinan Tangan

Yogyakarta adalah salah satu daerah penghasil pengrajin handal di Indonesia. Makanya, di Yogyakarta ada banyak kerajinan tangan unik yang bisa dijadikan oleh-oleh. Beberapa kerajinan yang dimaksud adalah kerajinan batik kayu, gerabah kasongan, perak dan tembaga, keris, serta kerajinan kulit. Produk-produk tersebut bisa kamu beli di pusat kerajinan tangan di beberapa wilayah seperti Desa Krebet untuk batik kayu, Kasongan untuk gerabah kasongan, Banyusumurup untuk keris, Desa Manding untuk Kulit, dan Kotagede untuk kerajinan perak dan tembaga.

 

Yangko

Yangko adalah makanan berbahan tepung ketang yang memiliki tekstur kenyal dan rasanya manis. Selain itu, kini Yangko juga sudah dibuat dengan berbagai varian rasa yang unik seperti buah-buahan. Yangko merupakan salah satu makanan paling diburu para wisatawan selain gudeg. Maka kalau kamu datang ke Jogja, kurang lengkap rasanya kalau tidak membawa pulang kue yang kekenyalannya seperti kue mochi ini. Untuk membeli Yangko, kamu bisa datang ke berbagai toko oleh-oleh yang ada di Jogja. Salah satu penjual Yangko yang paling terkenal adalah Yangko Pak Prapto. Toko yang katanya sudah berdiri sejak tahun 1921 ini berada di jalan Pramuka No. 82, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

 

Geplak

Makanan asli Jogja lainnya yang cocok untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh adalah geplak. Makanan berbahan parutan kelapa dan gula ini adalah kudapan asli masyarakat Bantul. Bahkan masyarakat Bantul sempat menjadikan Geplak sebagai pengganti nasi sebagai makanan utama karena ketersediaan bahan utamanya yang sangat berlimpah. Geplak yang sering dijadikan oleh-oleh ini sekarang memiliki berbagai varian rasa dan warna. Biasanya, geplak tersebut akan dikemas dalam sebuah besek dari anyaman bambu. Geplak sangat mudah ditemukan di toko oleh-oleh khas Yogyakarta. Tapi kalau kamu mau membeli Geplak yang legendaris, datanglah ke toko Gemplak Mbok Tumpuk di jalan KHA Wahid Hasim No. 104, Bantul. Katanya, empunya Geplak Mbok Tumpuk, yaitu Mbok Tumpuk itu sendiri, sudah memulai usahanya sejak 1975.

 

Bakpia

Kudapan yang sebenarnya berasal dari Tiongkok ini adalah menu yang perlu dimasukan ke dalam list belanja saat berkunjung ke Jogja. Makanan ini biasanya berisi kacang hijau, susu, coklat, durian, dan beberapa varian lain. Menurut sejarah, jalan Pathok adalah tempat dimana bakpia berkembang pertama kalinya di Yogyakarta. Di daerah ini pun banyak dibuka toko-toko penjual bakpia. Biasanya, para penjual tersebut menamai toko mereka sesuai dengan nomor rumah dimana bakpia tersebut di produksi. Toko bakpia yang paling tekenal sampai sekarang diantaranya adalah Bakpia Pathuk 25 yang berpusat di jalan AIP II KS Tubun, blok NG 1 No. 504.

 

Kamu tidak perlu ragu membeli banyak oleh-oleh karena biaya liburan di Yogyakarta tidak terlalu mahal. Apalagi ada banyak promo hotel murah di Jogja yang bisa kamu pilih untuk menginap. Apapalgi kalau memesan hotel murah di Jogja di reservasi.com, kamu akan mendapatkan penawaran harga terbaik dengan pelayanan nomor satu.