11 Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Gambar Makanan Yang Diarang Untuk Ibu HamilImage courtesy of Lamnee/ FreeDigitalPhotos.net

Kehamilan merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa dan sangat didambakan bagi setiap pasangan yang telah menikah. Peningkatan kebutuhan zat gizi terjadi pada masa kehamilan. Setiap calon ibu pasti menginginkan janin yang dikandungnya selalu sehat dan tumbuh optimal. Melakukan pola hidup yang sehat dan memperhatikan asupan zat gizi penting dilakukan sebelum kehamilan terjadi. Konsumsi makanan yang seimbang penting untuk memperoleh pertambahan berat badan yang baik selama masa kehamilan. Rata-rata pertambahan berat badan yang baik selama kehamilan sebesar 12.5 kg. Peningkatan tersebut akibat adanya pertambahan volume plasma, meningkatnya persediaan makanan cadangan, meningkatnya aliran darah uterine, bertambahnya berat janin, cairan amniotik serta plasenta3).

     Kecermatan ibu hamil dalam memiliih makanan yang baik dan sehat selama masa kehamilan sangat diperlukan karena selain untuk memenuhi kecukupan gizi ibu, juga untuk memenuhi kecukupan gizi janin yang dikandungnya. Selain itu, ibu hamil juga dituntut untuk memiliki pengetahuan yang bagus tentang gizi, pengaturan pola makan serta jenis makanan yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi karena akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin6).Ibu yang mengonsumsi makanan yang menyehatkan selama masa kehamilan akan melahirkan bayi yang lebih sehat dan cerdas. Sebaliknya apabila pola makan ibu salah dan selama masa kehamilan mengonsumsi makanan yang seharusnya dilarang akan berdampak buruk pada kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya seperti gangguan kesehatan ibu dan janin, pendarahan, keracunan, keguguran, bahkan bayi meninggal. Pengetahuan mengenai apa yang seharusnya dimakan dan tidak dimakan sangat penting diketahui oleh ibu hamil selama masa kehamilan. Inilah 11 Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil versi digiku.com :

  1. Asinan 7)

Sebaiknya asinan dihindari bagi ibu hamil yang memiliki darah tinggi karena berpotensi meningkatkan gangguan darah tinggi. Sedangkan untuk ibu hamil yang memillki tekanan darah normal tidak dilarang makan asinan dengan catatan jumlahnya terbatas dan tidak berlebihan.

  1. Cokelat 7)

Ibu hamil dengan kenaikan berat badan yang drastis dan memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus sebaiknya menghindari makan cokelat atau makanan yang mengandung gula dan karbohidrat berlebih karena mengundang risiko penyakit Diabetes Melitus pada saat kehamilan dan risiko lain yang tidak diinginkan.

  1. Ikan dan Daging mentah atau setengah matang 7)

Sebaiknya ibu hamil menghindari mengonsumsi ikan dan daging mentah atau setengah matang agar terhindar dari toksoplasma yang dapat menyebabkan keguguran pada awal kehamilan. Selain itu, toksoplasma juga memberikan dampak yang buruk bagi janin seperti kepala membesar atau hydrochepalus dan anechepalus (tidak memilki tulang tengkorak). Oleh karena itu, sebaiknya ikan dan daging dimasak hingga matang agar aman untuk dikonsumsi.

  1. Tape dan Durian 7)

Kandungan alkohol pada tape dan durian akan menghasilkan panas dalam tubuh yang akan menyebabkan pendarahan dan keguguran. Selain itu, kadar kolesterol dan kalori yang tinggi pada durian juga berdampak negatif bagi kesehatan ibu hamil.

  1. Makanan setengah matang dari unggas dan Buah & Sayur yang tidak dicuci 7)

Mengonsumsi makanan setengah matang dari unggas dan buah atau sayur yang tidak dicuci harus dihindari karena dapat terkontaminasibakteri Listeria monocytogenes. Bakteri tersebut menyebabkan ibu hamil mengalami keguguran, keracunan darah, serta bayi meninggal.

  1. Makanan Pedas 7)

Jika terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut mulas dan buang-buang air saat persalinan.

  1. Telur Mentah 7)

Mengonsumsi telur mentah pada ibu hamil sebaiknya dihindari karena dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit yang tidak diinginkan karena adanya bakteri di dalam telur mentah.

  1. Ginseng 7)

Ginseng mengandung ginsenoside yang dapat membahayakan perkembangan janin sehingga ibu hamil tidak boleh mengonsumsi ginseng.

  1. Kafein

Kandungan kafein yang cukup besar terdapat dalam kopi, teh, soda dan minuman ringan lainnya. Konsumsi kafein 300 mg atau lebih dalam sehari dapat menimbulkan komplikasi seperti keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah dan gangguan pertumbuhan janin5). Dampak lain juga dirasakan oleh ibu hamil seperti perasaan gelisah, sulit tidur, mudah kaget, dan menurunkan kesuburan1).

       10. Daun Katuk2)

 Seperti kita ketahui sebelumnya daun katuk memilki banyak manfaat seperti pelancar Air Susu Ibu (ASI), menanggulangi penyakit kurang darah (anemia), mengatasi kelelahan, menghambat terjadinya penyakit kronis pembuluh darah dan jantung (kardiovaskuler) serta meningkatkan efisiensi absorbsi saluran pencernaan. Namun pada ibu hamil mengonsumsi daun katuk tersebut dilarang karena dapat menggangu proses reproduksi.

        11. Junk Food, makanan yang mengandung pengawet, pewarna, alkohol, MSG4)

Ibu hamil sebaiknya memilih makanan yang aman dan mengandung zat gizi yang cukup dan seimbang untuk kesehatan dan perkembangan janin yang dikandungnya.

Sumber :

  1. Curtis GB. 1997. Kehamilan: Apa yang Anda Hadapi Minggu Per Minggu, penerjemah: Widianti G , Satyanegara S. Jakarta: Arcan. Terjemahan dari: Your Pregnancy week by week.
  2. Khomsan A. 2009. Rahasia Sehat dengan Makanan Berkhasiat. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara
  3. Rusilanti. 2006. Menu Bergizi untuk Ibu Hamil. Jakarta: Kawan Pustaka.
  4. Siswosuharjo S, Chakrawati F. 2011. Panduan Super Lengkap Hamil Sehat. Jakarta: Penebar plus+
  5. Suririnah. 2008. Kehamilan dan persalinan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  6. Sutomo B. 2010. Menu Sehat untuk Ibu Hamil. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.
  7. Tino RA. 2009. Menjawab Mitos-Mitos Kehamilan dan Menyusui. Yogyakarta: MedPress