7 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

Gambar Makanan Sehat, Gambar Ibu Hamil, Gambar Ibu Hamil Muda, Gambar Hamil MudaImage courtesy of Adamr/ FreeDigitalPhotos.net

     Kehadiran si Buah hati merupakan anugrah terindah yang sangat dinantikan. Ada rahasia dibalik setiap kejadian pembentukan si calon buah hati ini. Pada saat inilah semua sistem dan organ bayi mengalami pembentukan dan perkembangan. Banyak diantara ibu hamil muda mengeluhkan mual dan ingin muntah sehingga nafsu makan berkurang1). Namun, ibu hamil harus tetap makan demi kebaikan janin. Lantas apa sajakah makanan sehat yang perlu dikonsumsi ibu hamil muda agar perkembangan janin optimal? Inilah 7 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda versi digiku.com :

  1. Sayuran Hijau

Bayam, asparagus dan brokoli sangat baik dikonsumsi pada masa kehamilan trimester pertama ini karena mengandung asam folat yang berguna untuk mencegah terjadinya neural tube defect (cacat janin dengan kondisi selubung saraf tidak tertutup sempurna sehingga menyebabkan disfungsi beberapa organ dan ketidakmampuan belajar serta gangguan psikososial)4). Brokoli juga mengandung kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium janin agar tidak mengambil kalsium dari tubuh ibu yang dapat menyebabkan osteoporosis3).

  1. Buah Segar

Jeruk kaya akan vitamin dan mineral. Konsumsi jeruk bisa membantu ibu ketika mengalami mual di pagi hari. Ibu dapat mulai memasukkan buah jeruk sebagai makanan penutup di menu harian. Wanita hamil juga dianjurkan mengonsumsi pisang yang kaya akan kandungan karbohidrat. Dengan mengonsumsi pisang yang mengandung gula yang mudah dicerna sebagai sumber energi, ibu dapat beraktivitas tanpa mudah mengalami kelelahan.

Buah lain yang dapat dipilih adalah mangga, si manis dan segar ini sangat cocok menjadi pilihan dalam menu selingan ibu karena rasa dan efeknya yang dapat menghalau mual. Kemudian kelapa muda, selain kesegaran air kelapa, buah kelapa mengandung banyak zat gizi seperti karbohidrat, serat, protein, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B6, asam folat dan asam pantotenat yang sangat dianjurkan dikonsumsi oleh wanita hamil6). Satu lagi buah yang baik menjadi pilihan wanita hamil adalah alpukat, dengan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung, kaya serat untuk menghalau sembelit dan vitamin E, juga mengandung 120 mcg asam folat per potongnya.

  1. Ikan Laut

Sertakan ikan patin, ikan mujair, ikan lele, dan ikan sarden dalam menu harian untuk pemenuhan gizi optimal. Ikan salmon paling baik dikonsumsi karena kandungannya yang sangat baik. Namun, karena wanita hamil sebaiknya mengurangi konsumsi makanan berlemak, ikan sebaiknya disajikan dengan cara di panggang atau dijadikan sup5).

Ikan-ikanan, terutama ikan laut mengandung zat besi dan vitamin D yang dapat membantu tubuh dalam penyerapan kalsium, besi, dan berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh ibu dan janin. Selain itu, ikan mengandung asam lemak omega 3 yang berperan pertumbuhan dan perkembangan sel otak, meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat, menajamkan penglihatan (retina mata) pada janin, dan meningkatkan kekebalan tubuh2). Ikan juga mengandung asam amino esensial (asam amino yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh sehingga perlu asupan dari makanan) yang sangat baik bagi pertumbuhan janin.

  1. Kacang-kacangan

Kacang kedelai dan kacang merah yang merupakan sumber kalsium dan kolin dan tempe & tahu yang merupakan sumber protein, serta kacang-kacangan lainnya sangat baik dikonsumsi ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan protein sekitar 925 gr per hari5). Protein sebagai zat pembangun dalam tubuh perlu mendapat perhatian khusus untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Pemilihan makanan sumber protein seperti kacang-kacangan ini merupakan alternatif terbaik bagi ibu yang kurang menyukai makanan sumber protein hewani seperti daging, daging ayam, telur, atau susu.

  1. Daging

Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil muda adalah 26 mg per hari. Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan terjadinya aborsi spontan, kelahiran dini, berat badan bayi lahir rendah atau kematian janin sebelum lahir. Untuk mencegah hal itu, makanan ibu hamil perlu mengandung zat besi untuk mengganti penggunannya oleh sumsum tulang belakang, fetus, dan plasenta. Zat besi dapat diperoleh dari daging sapi, ayam, dan sumsum tulang.

Penyerapan zat besi juga dipengaruhi oleh adanya zat gizi lain seperti vitamin C sebagai pendorong penyerapan besi atau tanin sebagai penghambat penyerapannya. Kelebihan zat besi juga berbahaya bagi tubuh karena dapat terjadi pengendapan besi yang dapat merusak jaringan.

  1. Susu dan Yoghurt

Susu merupakan pangan sumber protein dan kalsium yang paling mudah penyerapannya. Tambahan susu setiap hari sebagai pelengkap pola makan sehat dapat membantu pemenuhan kebutuhan kalsium ibu hamil muda. Begitu pula dengn yoghurt dan produk olahan susu lainnya, selain kandungan gizinya bermanfaat, yoghurt baik dikonsumsi untuk penghilang rasa mual.

  1. Cairan3)

Selain makanan, ibu hamil muda juga perlu memperhatikan asupan cairan. Dianjurkan meminum air putih minimal 6 gelas sehari demi kelancaran metabolisme dalam tubuh. Mengingat pula semakin meningkatnya volume darah yang mengalir dalam tubuh, maka cairan sangat diperlukan tubuh.

Sumber :

  1. Hulliana M. 2001. Panduan Menjalani Kehamilan Sehat. Jakarta: Puspa Swara
  2. Kasdu D. 2004. Anak Cerdas. Jakarta: Puspa Swara
  3. Macdougal J. 2003. Kehamilan Minggu Demi Minggu. Jakarta: Erlangga
  4. Prasetya. 2007. Asam Folat Untuk Mencegah Cacat Bawaan. www.ub.ac.id: Prasetya Online
  5. Rusilanti. 2006. Menu Bergizi Untuk Ibu Hamil. Depok: Kawan Pustaka
  6. Tim Apoteker Dosen Farmasi Universitas Andalas. 2004. Amankah Air Kelapa Untuk Ibu Hamil?. www://ffarmasi.unand.ac.id: Fakultas Farmasi Universitas Andalas