9 Makanan Penurun Kolesterol

Image courtesy of Stuart Miles/ FreeDigitalPhotos.net

Kolesterol adalah salah satu senyawa lemak yang lunak yang diproduksi oleh tubuh terutama di dalam hati. Kolesterol ini berwarna kuning dan seperti lilin. Makanan produk hewani seperti kuning telur, otak, daging ayam, makanan laut, susu dan produk olahan susu juga banyak mengandung kolesterol. Kolesterol dapat menimbulkan masalah apabila kadarnya berlebihan. Sedangkan pada kadar normal, kolesterol justru diperlukan tubuh. Manfaatnya antara lain membentuk hormon seks, pertumbuhan jaringan otak dan saraf, pembungkus jaringan saraf dan melapisi membran sel, membuat vitamin D, bahan baku pembuatan asam garam empedu serta membentuk hormon korteks adrenal. Kolesterol biasanya dibedakan menjadi kolesterol baik (HDL atau High Dencity Lipoprotein) dan kolesterol jahat (LDL atau Low Dencity Lipoprotein). LDL dapat menyebabkan terjadinya penyempitan atau pengerasan pembuluh darah (arteriosklerosis) sedangkan HDL berperan dalam pencegahan terjadinya arteriosklerosis dengan cara menangkap kolesterol bebas yang berceceran untuk diangkut kembali ke hati dan kemudian diuraikan. Kemudian dibuang sebagai asam empedu ke dalam kantung empedu sehingga dapat menurunkan timbunan kolesterol10).

     Kolesterol yang tinggi dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain faktor genetik, makanan, merokok, alkohol, berat badan yang berlebihan, minum kopi berlebihan, stress dalam jangka waktu lama, serta kurang berolahraga. Gejala yang ditimbulkan saat kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh yaitu tengkuk terasa pegal, bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata, serta terjadi xanthomata (penumpukan kolesterol). Kadar kolesterol normal yang diharapkan adalah <200 mg/dl, kolesterol jahat atau LDL <100 mg/dl, kolesterol baik atau HDL ≥ 60 mg/dl, dan trigliserida <150 mg/dl 10.Jika kadar kolesterol tinggi, salah satu cara untuk menurunkan kadar kolesterol adalah dengan menjaga pola makan yang benar. Inilah 9 Makanan Penurun Kolesterol versi digiku.com :

  1. Oat bran

Oat bran mirip dengan dedak bekatul. Kandungan serat larut pada oat bran sangat tinggi mencapai 14%. Salah satu studi menyebutkan bahwa mengonsumsi oat bran sebesar 50 gram sehari dapat menurunkan kolesterol total sebesar 19% dan kolesterol LDL sebesar 23%8).

  1. Jeruk bali

Pada butiran buah dan kulit ari jeruk bali terdapat serat penurun kolesterol sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol2).

  1. Wortel

Wortel mengandung betakaroten yang cukup tinggi. Manfaat wortel yaitu dapat menurunkan kolesterol darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi wortel mentah sebanyak 200 gram sehari dalam waktu 3 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol darah sebesar 11% sehingga wortel juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Kandungan betakaroten pada wortel dapat menghambat kolesterol dalam membentuk plak dan gumpalan pada pembuluh darah7). Selain itu,wortel juga mengandung kalium yang dapat membantu menetralkan asam dalam darah9).

  1. Anggur

Anggur merupakan salah satu buah yang sangat digemari oleh masyarakat. Selain rasanya yang enak, anggur juga memiliki banyak manfaat. Buah ini dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena mengandung pektin (serat larut) yang cukup tinggi. Selain itu, anggur yang berwarna merah juga mengandung flavonoid yang merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko penggumpalan darah6).

  1. Apel

Apel juga mengandung pektin (serat larut) yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan melawan lemak6).

  1. Alpukat

Alpukat mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga alpukat juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung3).

  1. Mentimun

Mentimun sering dimakan sebagai lalapan. Selain rasanya yang segar, mentimun memiliki kandungan zat-zat yang baik untuk kesehatan. Salah satunya adalah mentimun memiliki kandungan serat yang tingi yang dapat membantu menurunkan kolesterol4).

  1. Strawberry

Buah ini juga memiliki serat yang dapat menurunkan kolesterol tubuh. Caranya adalah dengan menghambat produksi kolesterol di hati dan mengeluarkan kolesterol dari dalam tubuh5).

  1. Kedelai

Kedelai memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Protein kedelai dapat menurunkan kolesterol darah secara keseluruhan. Kemudian serat kedelai (serat larut) selain bermanfaat bagi pencernaan juga dapat menurunkan kolesterol darah. Kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang cukup tinggi khususnya asam lemak omega 3 dan omega 6 pada minyak kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL kolesterol) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL kolesterol) dalam darah maupun hati1).

Sumber :

  1. Anwar F, Khomsan A. 2009. Makan Tepat Badan Sehat. Jakarta: PT Mizan Publika.
  2. Bentley V. 2006. Siasat Jitu Awet Muda. Jakarta: Esensi
  3. Graha CK. 2010. 100 Questions and Answers: Kolesterol. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
  4. Harmanto N. 2007. Herbal untuk Keluarga: Jus Herbal Segar dan Menyehatkan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
  5. Ide P. 2010. Agar Jantung Sehat. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
  6. Jusup L. 2007. Fit For Life: Sehat dan Bugar dengan Jus Buah dan Sayuran Tropis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  7. Khomsan A. 2009. Rahasia Sehat dengan Makanan Berkhasiat. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara
  8. Kumpulan kesehatan. 2006. Makan Sehat Hidup Sehat. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
  9. Suwarto A. 2010. 9 Buah dan Sayur Sakti Tangkal Penyakit. Yogyakarta: Liberplus.
  10. Wijayakusuma H. 2008. Ramuan Herbal Penurun Kolesterol. Jakarta: Pustaka Bunda.