6 Makanan Penambah Berat Badan

gambar makanan penambah berat badanImage courtesy of Stockimages/ FreeDigitalPhotos.net

Salah satu faktor yang menentukan kesehatan seseorang adalah gizi. Indonesia saat ini dihadapkan pada masalah gizi ganda yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Tidak optimalnya pertumbuhan fisik dan kecerdasan disebabkan oleh masalah gizi kurang. Di sisi lain masalah gizi lebih menyebabkan timbulnya penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, hipertensi dan stroke. Sebaiknya kondisi gizi yang optimal perlu dipertahankan dengan mengonsumsi makanan beragam yang sesuai dengan porsi masing-masing dan menghindari ketidakseimbangan antar zat gizi2).

     Setiap orang menginginkan berat badanideal. Tubuh kurus dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti riwayat masa lalu, keluarga, pola makan sehari-hari, aktivitas fisik serta gen di dalam tubuhnya. Pola makan dan gaya hidup yang sehat tentu akan meningkatkan kesehatan seseorang, sebaliknya pola makan yang salah serta gaya hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai penyakit. Sumber bahan makanan untuk menambah berat badan juga ada yang sehat dan tidak sehat. Inilah 6 Makanan Penambah Berat Badan versi digiku.com :

  1. Daging 1)

Daging dapat memacu kenaikan berat badan dengan cara meningkatkan jumlah toksin dalam tubuh, memperlambat kerja sistem pencernaan, serta jika menumpuk dapat menjadi timbunan lemak tubuh.

  1. Susu dan Hasil Olahannya (kecuali susu fermentasi seperti yoghurt dan kefir) 1)

Makanan ini dapat memperlambat metabolisme zat gizi.

  1. Tepung Terigu dan Hasil Olahannya1)

Contoh hasil olahan tepung terigu yaitu mie, roti, cake, kue kering, kue basah, pastry, dan lain-lain. Jika makanan tersebut dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menggangu produksi insulin dan efisiensi fungsi insulin, serta dapat mengurangi pemanfaatan kalori sehingga asupan kalori cenderung disimpan sebagai lemak tubuh.

  1. Jagung (termasuk jagung manis, jagung kering pipil, berondong jagung atau pop corn, serta tepung maizena) 1)

Jagung juga berpotensi menggagalkan program penurunan berat badan bahkan menaikkan berat badan dengan cara menggangu efisiensi fungsi insulin.

  1. Makanan cepat saji seperti pizza, humberger, kentang goreng dan sebagainya 4)

Jenis makanan tersebut memiliki kadar kalori yang sangat tinggi, rendah serat dan miskin kandungan gizi lainnya sehingga kalori tersimpan dalam tubuh karena mengandung lemak jenuh dan dapat meningkatkan berat badan dengan cepat apabila tidak disertai dengan aktivitas fisik serta bisa menyebabkan obesitas dan gangguan kesehatan lainnya. Makanan seperti ini sebaiknya dihindari. Sebaiknya memilih makanan yang kaya lemak jenuh tunggal atau ganda seperti ikan dan kacang-kacangan untuk memenuhi kebutuhan lemak3)

  1. Makanan/minuman ringan atau snack4)

Makanan/minuman ringan seperti chiki, keripik, aneka makanan ringan yang digoreng serta berbagai minuman ringan kemasan biasanya memiliki kadar kalori, garam dan gula yang tinggi sehingga berpotensi menambah berat badan dan menimbulkan masalah kegemukan. Jika masalah kegemukan terjadi maka akan berpotensi menimbulkan masalah degeneratif. Kebiasaan menonton televisi sambil makan makanan ringan atau snack biasanya dapat menambah berat badan dengan cara tidak sehat karena kandungan gizi yang terdapat pada makanan tersebut biasanya memiliki kadar kalori, garam dan gula yang tinggi.

     Bagi orang yang memiliki status gizi kurang dan ingin menambah berat badan, sebaiknya dilakukan dengan cara-cara yang benar dengan cara meningkatkan asupan kalori dan lemak (terutama lemak tak jenuh), memperhatikan asupan protein, vitamin dan mineral alami melalui sumber bahan pangan yang sehat dan disertai olahraga.

Sumber :

  1. Apriadji WH. 2007. Jus Sehat Golongan Darah B: untuk Langsing, Bugar, dan Tampil Lebih Muda. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  2. Devi N. 2010. Nutrition and Food: Gizi untuk Keluarga. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara
  3. Olivia F. 2010. Atraktif (Terapi Kepribadian). Jakarta: PT Elex Media Komputindo
  4. Wahyu GG. 2009. Obesitas pada Anak. Yogyakarta: Bentang Pustaka